wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, kembali mengunjungi wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan, dan Kota Palangka Raya. Dalam rangkaian reses ini, ia menerima beragam aspirasi warga yang umumnya berkisar pada infrastruktur dasar dan fasilitas pendidikan.
Dari hasil serap aspirasi tersebut, masalah infrastruktur jalan menjadi keluhan paling dominan. Siti Nafsiah menyebut banyak warga mengaku kesulitan beraktivitas karena kondisi jalan yang memprihatinkan.
Bahkan, didapati beberapa desa masih mengandalkan jalur sungai sebagai akses utama karena ketiadaan jalan darat.
“Jalan di sejumlah daerah masih rusak berat dan sulit dilalui saat musim hujan,” katanya, Kamis, 13 November 2025.
Nafsiah menjelaskan bahwa akses jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan mobilitas, tetapi berkaitan langsung dengan efisiensi biaya logistik, ekonomi masyarakat, hingga layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
“Pembangunan jalan dan jembatan adalah kebutuhan mendasar untuk mempercepat pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, isu pendidikan juga mencuat. Berdasarkan temuan di lapangan, beberapa sekolah di Dapil I masih kekurangan sarana pendukung. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan, minim pencahayaan, dan tidak memiliki pagar sekolah yang memadai.
“Kondisi seperti itu tentu mengganggu kenyamanan dan keselamatan peserta didik,” katanya.
Nafsiah menambahkan bahwa rumah dinas guru yang tidak tersedia, buku ajar yang sudah usang, dan meubelair yang tidak layak pakai semakin memperburuk kualitas pembelajaran di daerah tersebut.
Tidak hanya pendidikan, aspirasi warga juga menyangkut pembangunan sarana ibadah dan fasilitas sosial. Menurutnya, tempat ibadah memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan moral sekaligus ruang penguatan ikatan sosial.
“Dukungan pemerintah terhadap pembangunan atau rehabilitasi rumah ibadah sangat diperlukan,” katanya.
Siti Nafsiah memastikan seluruh keluhan tidak akan berhenti sebatas catatan reses.
“Kami pastikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh pemerintah daerah,” pungkasnya. (din/red2)
