wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah, menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan guna menciptakan iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berkelanjutan.
Itu di-sampaikan Politisi Partai Golkar tersebut menyusul meningkatnya geliat investasi di berbagai sektor di Kalimantan Tengah.
“Investasi bukan hanya soal keuntungan ekonomi semata. Tetapi juga harus menjunjung tanggung jawab sosial, menghormati lingkungan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat lokal,” kata Nafsiah di Palangka Raya, Jumat, 23 Mei 2025.
Nafsiah menekankan, pemerintah daerah dan DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang erat dengan pelaku usaha dan masyarakat dalam menyusun arah kebijakan investasi yang adil dan visioner.
Dia menekankan perlu penyederhanaan perizinan dan jaminan kepastian hukum sebagai cara mendorong masuknya modal ke daerah.
“Jangan sampai investasi yang masuk justru membawa dampak negatif terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan sumber daya alam,” katanya.
“Kami tidak ingin investasi justru menjadi sumber konflik atau merusak ekosistem yang ada. Harus ada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Dia mendorong pembentukan forum komunikasi rutin antara legislatif, eksekutif, dan pelaku usaha untuk mendiskusikan arah kebijakan investasi secara terbuka. Forum ini diyakini bisa menjadi ruang dialog yang efektif dalam mengantisipasi kendala dan menggali peluang lebih luas.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal jalannya investasi di Kalimantan Tengah agar tidak hanya menguntungkan segelintir pihak, tetapi benar-benar menjadi pendorong pembangunan ekonomi yang merata,” jelasnya. (din/red2)
