wajahb👁️rneo.com, Barito Utara – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barito Utara) baru saja menggelar acara syukuran memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024 di arena Tiara Batara Muara Teweh, Kamis, 10 Oktober 2024.
Dalam acara syukuran tersebut, hadir berbagai pejabat dan pemangku kebijakan daerah, termasuk unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri serta Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kementerian Agama Barito Utara, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara, staf ahli bupati, asisten sekda, serta kepala perangkat daerah. Tidak ketinggalan, Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara dan para guru turut memeriahkan acara.
Penjabat Bupati Barito Utara, Drs Muhlis, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas nama masyarakat kepada Kepala Dinas Pendidikan beserta seluruh pihak yang telah bersusah payah menyelenggarakan acara tersebut.
Drs Muhlis menekankan betapa besar dan pentingnya peran guru dalam membentuk masa depan bangsa Indonesia. Guru, katanya, adalah pembimbing, motivator, mentor, sahabat, dan sekaligus panutan bagi anak-anak bangsa.
Muhlis menambahkan bahwa pemerintah memiliki harapan besar kepada jajaran pendidik untuk menjaga dan mengembangkan pendidikan yang inklusif, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Sekolah, imbuhnya, seharusnya menjadi taman belajar yang mampu mengembangkan bakat dan potensi siswa, membentuk mereka menjadi individu yang kuat, baik secara fisik, emosional, maupun spiritual serta cerdas dan terampil.
Bupati Muhlis menekankan pentingnya solidaritas di antara guru, mengutip Undang-Undang tentang Guru dan Dosen yang menyatakan bahwa guru harus menjadi anggota organisasi profesi guru dan menjaga kebersamaan. Tema peringatan tahun ini, “Guru Bermutu Indonesia Maju”, menunjukkan tekad PGRI dalam terus membangun kekuatan dan kebersamaan untuk menjawab tantangan di era persaingan industri yang semakin ketat.
“Selama ini PGRI juga berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak para guru agar sejahtera dan menghimbau semua pihak untuk meningkatkan kesejahteraan guru sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.
Drs Muhlis mengingatkan pentingnya pengembangan diri bagi setiap guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di era digital ini, yang menuntut adaptasi dengan metode pembelajaran inovatif. Ia mengajak semua pihak untuk saling mendukung dan berbagi pengalaman guna menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan menyenangkan.
“Saya apresiasi hangatnya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara syukuran dan berharap agar guru, dosen, dan tenaga kependidikan terus menghidupkan jati diri PGRI, memegang teguh kode etik, serta meningkatkan profesionalisme dalam melayani peserta didik dan masyarakat,” paparnya. (yon/red2)

