wajahborneo.com, Palangka Raya – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Aisyah Thisia Agustiar Sabran, secara resmi menutup Malam Puncak Penganugerahan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Ballroom Hotel Aurila, Palangka Raya, Sabtu, 18 April 2026 malam.
Aisyah mengatakan, Pemilihan Duta Bahasa bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah strategis membentuk karakter generasi muda yang berbudaya, dan memiliki kepedulian terhadap bahasa di tengah arus digitalisasi.
“Di era digitalisasi dan maraknya penggunaan media sosial, banyak bahasa gaul yang muncul dan berpotensi menggerus bahasa Indonesia maupun bahasa daerah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri juga Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran, Sekretaris TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan perangkat daerah terkait, dewan juri, serta seluruh finalis Duta Bahasa.
Dia menjelaskan, peran Duta Bahasa penting dalam mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing guna menghadapi tantangan global. Selain itu, generasi muda juga diingatkan memegang tiga nilai utama sebagai agen perubahan, seperti etika, pola pikir (mindset), karakter, serta bijak dalam bermedia sosial dan responsif terhadap program pemerintah.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang Duta Bahasa Provinsi Kalteng Tahun 2026. Hasil penilaian dewan juri, gelar Terbaik 1 diraih finalis Putra nomor urut 9 dan finalis Putri nomor urut 16. Para pemenang menerima penghargaan berupa uang pembinaan sebesar Rp. 6.000.000, trofi, piagam, serta paket pendampingan menuju tingkat nasional, penghargaan diserahkan langsung Aisyah didampingi Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng Sukardi Gau.
Aisyah berpesan, para pemenang agar menjadikan gelar yang diraih sebagai awal tanggung jawab untuk membawa nama baik daerah, khususnya saat akan bertarung di tingkat nasional dengan tekanan yang lebih tinggi.
“Kalian tidak hanya membawa kepentingan pribadi, melainkan membawa wajah pemerintah dan masyarakat Provinsi Kalteng,” tegasnya. (din/red2)

