Pengelolaan Sumber Daya Alam di Kalteng Butuh Infrastruktur Memadai

LEGISLATOR DPRD Kalteng dari fraksi PDI Perjuangan, Ina Prayawati. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangka Raya – Pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi isu penting yang perlu dikembangkan secara maksimal.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Ina Prayawati, menekankan bahwa infrastruktur yang memadai adalah kunci utama dalam memaksimalkan pemanfaatan SDA di wilayah tersebut.

Menurut Ina, infrastruktur yang memadai dapat mempermudah pengelolaan SDA dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi daerah serta masyarakat Kalteng. Ia mencontohkan sektor karet dan rotan sebagai dua komoditas yang bisa diolah lebih lanjut untuk menjaga kestabilan harga bahan mentah dan memberikan dampak positif bagi semua pihak.

“Jika terdapat industri yang mengolah kedua komoditas tersebut, maka akan dapat membantu dalam menjaga harga bahan mentahnya agar tetap stabil dan memberikan dampak yang positif bagi semua pihak,” katanya, Rabu, 7 Februari 2024.

Selain karet dan rotan, Ina juga menyoroti sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan secara optimal. Semua potensi ini dapat dijalankan dengan maksimal jika didukung oleh infrastruktur yang memadai.

“Misalnya, DAS Barito sebagai daerah yang memiliki potensi SDA yang besar membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar dapat dimanfaatkan seefisien mungkin,” sebutnya.

Legislator dari fraksi PDI-P ini menilai bahwa ketersediaan infrastruktur yang memadai sangat penting dalam pemanfaatan SDA. Untuk itu, pemerintah daerah Kalteng harus bekerja sama dalam mengembangkan infrastruktur agar pengelolaan SDA dapat dijalankan dengan baik dan berkualitas.

“Dalam era globalisasi yang semakin berkembang, penting bagi perhatian terhadap pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan,” tegas Ina.

Ina juga menyebutkan bahwa elemen masyarakat turut berperan aktif dalam memanfaatkan SDA secara optimal dan menjaga lingkungan agar tetap lestari. Kesadaran dan partisipasi dari masyarakat menjadi faktor utama dalam keberhasilan pengelolaan SDA. (din/red2)

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link