BPBD Seruyan : Pelatihan MPA Desa Untuk Minimalisir Karhutla

PELATIHAN MPA desa yang diikuti MPA di seluruh desa rawan karhutla di kantor BPBD Kabupaten Seruyan. Foto/Ist

wajahborneo.com, Seruyan – Untuk mengurangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merekrut Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tesebar di 11 Desa Kabupaten Seruyan.

Baru-baru ini, untuk mengintensifkan penanggulangan karhutla di daerah rawan, BPBD Seruyan menggelar kegiatan pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap sebanyak tiga kali, setiap tahap diikuti 75 peserta dari MPA di masing-masing desa, setiap desa berjumlah 10 hingga 15 peserta.

Baca juga…

Penanganan Ruas Jalan Menuju Kecamatan Terisolir di Seruyan Diambil Alih Provinsi…

Siaga Karhutla, Pj Bupati Ingatkan Peran Serta Masyarakat…

Kepala Pelaksan BPBD Kabupaten Seruyan Agung Sulistyono, Jumat 28 Agustus 2024 kepada media di ruang kerjanya mengatakan, pelatihan karhutla bagi MPA dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan peserta dalam rangka untuk meningkatkan peran serta masyarakat secara aktif dalam pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla di wilayahnya.

Seperti diketahui, karhutla tidak hanya memberikan dampak rusaknya ekosistem dan degradasinya flora serta fauna, namun juga menyebabkan timbulnya penyakit ISPA terhadap manusia.

“Karena itu, upaya pencegahan harus dilaksanakan secara masif dan intensif, baik berupa sosialisasi, pelatihan pengendalian Karhutla, dan pengawasan. Penanggulangan juga melibatkan pihak swasta seperti PBS (Perusahaan besar swasta) yang wilayahnya rawan karhutla,” katanya. (*/red3)

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link