wajahborneo.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan wisuda bukan akhir dari perjalanan, tetapi langkah awal menghadapi dunia nyata yang penuh tantangan dan persaingan.
Itu dikatakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah Darliansjah saat menghadiri Wisuda Sarjana XL dan Magister XVII Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya Tahun 2026, di Aula UIN Palangka Raya, Kamis, 30 April 2026.
Darliansjah mengatakan, para wisudawan agar memanfaatkan potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah untuk kemajuan daerah. Lulusan tahun ini harus proaktif bergerak dan tidak boleh hanya menjadi penonton di tanah kelahiran.
Kegiatan tersebut dihadiri juga Ketua IKA UIN Palangka Raya sekaligus Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng Muhammad Yusi Abdhian, Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir, Ketua Senat Ibnu Elmi, para dekan dan dosen, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua/wali wisudawan, serta para wisudawan dan wisudawati.
Dia juga menyoroti, pentingnya kesiapan menghadapi era globalisasi dan digitalisasi yang berkembang pesat. Dinamika globalisasi berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, seperti memanasnya situasi geopolitik dunia yang mengganggu distribusi minyak dan mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak di berbagai negara.
“Perkembangan zaman begitu cepat dan persaingan semakin ketat. Untuk itu, kalian harus terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi, serta peka terhadap isu global,” katanya.
Ditambahkannya, Pemprov Kalteng bersama Polda dan Kodam Tambun Bungai telah mengambil langkah pengawasan. Dengan membentuk tim khusus dan menindak tegas pelaku penimbunan BBM.
Selain itu, Darliansjah menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan. Sektor ini menjadi prioritas utama untuk mewujudkan Kalteng berkah menuju Indonesia emas.
“Tegak lurus dengan Asta Cita Presiden, sektor pendidikan menjadi prioritas saya selaku Gubernur, sebagai pilar utama pembangunan untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan bermartabat menuju Indonesia Emas,” jelasnya. (dan/red2)

