Pemprov Kalteng Tegaskan Pendidikan Anak Pondasi Utama Bentuk Karakter

Pj Sekda Kalteng bersama Bunda Paud Kalteng foto bersama usai penyerahan hadiah kepada anak-anak, di di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Selasa, 28 April 2026. Foto/Ist/Pemprov Kalteng

wajahborneo.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran sangat penting sebagai fondasi utama dalam membangun sikap, karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak.

“Perlombaan ini implementasi konkret dari pembelajaran yang menyenangkan. Anak-anak kita bukan sekadar mengikuti lomba, melainkan sedang belajar untuk berani, kreatif, dan percaya diri,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden saat mengikuti pembukaan lomba fashion show dan Mewarnai bagi anak usia dini dalam peringatan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Selasa, 28 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Organisasi Perempuan Provinsi Kalimantan Tengah, Bunda PAUD Kota Palangka Raya, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Palangka Raya, serta dewan juri beserta panitia.

Ditambahkan Linae, Pemprov Kalteng berkomitmen mendorong penguatan akses dan pemerataan layanan PAUD, peningkatan kualitas pendidikan, integrasi layanan dengan sektor kesehatan, gizi dan perlindungan anak, serta kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.

“Anak-anakku agar terus belajar, berani bermimpi, dan percaya diri dalam mengembangkan potensi diri sebagai generasi masa depan Kalteng dan Indonesia,” katanya.

Disisi lain, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalteng, Nunu Andriani menyampaikan kegiatan tersebut diikuti 150 peserta dari murid PAUD dan TK di Kota Palangka Raya, dengan tujuan mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan motorik anak, sekaligus menanamkan nilai keberanian, kemandirian, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengutarakan, peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting menanamkan nilai perjuangan dan semangat belajar sejak usia dini. Melalui perlombaan fashion show dan mewarnai menjadi sarana untuk mengekspresikan diri.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak belajar mengekspresikan diri serta mengenal keberagaman budaya dan bangga terhadap pakaian adat maupun kreasi lokal,” ujarnya.

Dia berharap, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berkesan bagi anak-anak serta mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui program wajib belajar 13 tahun. (din/red2)

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link