wajahborneo.com, Barito Utara — Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Barito Utara mendukung kegiatan panen jagung serentak kuartal II yang dilaksanakan Polsek Teweh Timur, Polres Barito Utara. Panen tersebut berlangsung di Desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur, Minggu, 17 Mei 2026.
Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, H. Beny Siswanto, mengutarakan panen raya ini merupakan wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus menyukseskan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri. Jajaran kepolisian juga meluncurkan operasional 166 Sentra Pelayanan Pertanian Guna (SPPG) Polri serentak.
“Kita turut mendukung panen jagung serentak yang dilakukan Polres Barito Utara melalui Polsek Teweh Timur, sekaligus menyukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,” katanya.
Menurut Beny, agenda nasional tersebut dilaksanakan di atas lahan pertanian milik warga lokal atas nama Sinem, dengan cakupan luasan tanam produktif mencapai 2 hektare. Dalam rangka meningkatkan produktivitas para petani di masa mendatang, jajaran Polsek Teweh Timur juga menyalurkan bantuan stimulan di lokasi acara.
“Bantuan yang kita serahkan secara simbolis tersebut meliputi bibit jagung hibrida berkualitas, alat penyemprot (sprayer), serta pupuk pendukung,” ujarnya.
Dia menegaskan, panen jagung serentak menjadi upaya nyata untuk mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, ke depan mampu menjadi pilar utama menopang ekonomi keluarga apabila dikelola dengan konsisten dan mendapat pendampingan dari para pemangku kepentingan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat karena sudah bersinergi mendukung program ketahanan pangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa lahan yang sebelumnya terbengkalai dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya. (bar/bam/red2)

