Anggota DPRD Kalteng Apresiasi Penangkapan Bandar Katingan: Pemberantasan Narkoba Harus Terus Didukung

Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PBK), Pipit Setyorini. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangka Raya — Penangkapan bandar narkoba di kawasan Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, mendapat apresiasi dari kalangan legislatif Kalimantan Tengah (Kalteng). Keberhasilan itu sebagai bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika yang selama ini mengancam masyarakat, khususnya generasi muda di daerah tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Pipit Setyorini, menyampaikan pemberantasan narkotika harus terus menjadi prioritas mengingat dampaknya yang merusak masa depan generasi bangsa.

“Penangkapan bandar narkoba di Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, adalah langkah konkret pemberantasan narkoba. Kami mengapresiasi upaya Polri dalam memberantas peredaran narkotika demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” kata Pipit di Palangka Raya, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurutnya, keberhasilan mengungkap kasus tersebut tidak boleh berhenti sampai di satu titik saja. Aparat kepolisian harus terus menelusuri jaringan yang lebih luas agar peredaran narkoba dapat diputus hingga ke akar-akarnya, bukan sekadar menangkap pelaku di lapangan.

“Pemberantasan narkoba tidak hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan memerlukan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga keluarga menjadi kunci penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika di Kalteng,” katanya.

Legislator dari Fraksi PKB itu berharap keberhasilan Polres Katingan dapat menjadi pemicu semangat bagi jajaran kepolisian di wilayah lain untuk semakin gencar melakukan operasi serupa.

Dia meyakini langkah tegas dan berkelanjutan dari aparat akan memberikan efek jera sekaligus rasa aman bagi masyarakat luas.

Pipit mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam upaya pencegahan, salah satunya dengan melaporkan setiap indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib.

“Kolaborasi antara warga dan aparat menjadi modal utama untuk menciptakan Kalimantan Tengah yang bersih dari ancaman narkotika,” paparnya. (din/red2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

error: Content is protected !!
Exit mobile version