Atasi Blank Spot, Pemkab Seruyan Siapkan Ratusan Starlink untuk Wilayah Pedalaman

Plt Kadis Kominfosandi Kabupaten Seruyan, Sarinah Maulidah, saat di-wawancara media, Senin, 14 September 2026. Foto/Said M. Dandi/wajahborneo.com

wajahborneo.com, Seruyan — Mengatasi persoalan akses internet di wilayah terpencil serta mendukung komitmen kepala daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dan Persandian (Kominfosandi) terus mempercepat digitalisasi di berbagai sektor pelayanan publik, di-antaranya dengan mendorong keberadaan jaringan telekomunikasi melalui satelit Starlink.

“Tahun ini Seruyan dapat 131 unit Starlink dari Pemprov Kalteng. Untuk pembagian atau pendistribusiannya, kami masih menunggu arahan teknis lebih lanjut dari Pemprov Kalteng,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Seruyan, Sarinah Maulidah, Senin, 14 September 2026.

Sarinah menginginkan, ke depan bantuan Starlink tersebut dapat mendukung akses digitalisasi khususnya di daerah tengah dan hulu, khusus untuk objek vital seperti sekolah, puskesmas, hingga kantor desa.

“Kemarin kami juga telah menyerahkan bantuan Starlink di beberapa desa yang mengalami kendala konektivitas, seperti Kecamatan Seluluk dan Suling Tambun. Di Seluluk dan Suling Tambun itu sinyalnya lemah, jadi perlu dukungan Starlink. Karena di Kominfo ada, jadi sudah kita serahkan sebanyak tiga unit,” ujarnya.

Selain itu, katanya, Kominfosandi Seruyan saat ini sedang gencar melakukan pendataan dan mengidentifikasi wilayah-wilayah blank spot atau area yang belum terjangkau sinyal. Pendataan tersebut difokuskan pada fasilitas umum dan pelayanan dasar, seperti sekolah, puskesmas, kantor desa, serta kawasan strategis lainnya.

Sarinah menambahkan, pendataan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah (Pemda) dalam menentukan skema penganggaran untuk melaksanakan pengadaan sarana internet ke depan, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun usulan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Pak Bupati memberi arahan e-digitalisasi harus segera dimulai. Hasil pendataan tersebut nantinya akan menentukan apakah pengadaan di-biayai mandiri lewat APBD atau kita usulkan ke Pemprov Kalteng,” paparnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link