wajahborneo.com, Seruyan — Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik dan mengambil sumpah janji Pejabat Eselon II dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Indor Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Senin, 10 Agustus 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri juga Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, kepala perangkat daerah, SOPD, dan FKPD.
Ahmad Selanorwanda, menyebut adapun pejabat eselon II yang dilantik diantaranya, Darmadi Inspektur Daerah, Robi Lesmana Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Ashadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Welduline Kepala Dinas Pendidikan, Iwan Sumantri Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II), Nurhadian Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Yudiansyah Asisten Administrasi Umum (Asisten III), dr. Riza Syahputra Kepala Dinas Kesehatan, Oon Hariyanto Sekretaris DPRD Seruyan, Sarinah Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, dan Sumanti Sekretaris DPMPTSP.
Sedangkan Bono Suhendra menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Samsul Camat Seruyan Hulu, Faisal Fahriza Camat Danau Seluluk, Hendra Anang Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Simanto Camat Seruyan Hilir, dan Henky Bramoli Camat Suling Tambun. Dalam kesempatan tersebut juga dilantik 112 PNS dan 7 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
“Perlu saya tegaskan para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik hari ini merupakan hasil dari proses Seleksi Terbuka (Open Bidding) yang dilaksanakan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Wanda menjelaskan, Jabatan Asisten Sekda memiliki peran strategis dalam membantu tugas-tugas Sekretaris Daerah dan Kepala Daerah. Dalam menjalankan tugas ini, tidak ada batasan senior atau junior, tua atau muda. Yang terpenting adalah kapasitas, tata kelola, dan komitmen untuk menjalankan tugas dan fungsi pembantuan dilaksanakan dengan optimal.
Dia menambahkan, Pejabat Eselon II/ Kepala SOPD (Organisasi Perangkat Daerah), agar menjadi Pemimpin (Leader) Sejati. Dengan memperhatikan secara menyeluruh peta kerja dan dinamika di instansi yang dipimpin.
“Pelajari dan pahami dengan cermat seluruh Tupoksi di dinas masing-masing mulai dari tugas Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Subbagian/Seksi, hingga staf teknis. Dengan menguraikan tugas secara jelas, distribusikan tanggung jawab secara proporsional, dan bangun sistem koordinasi yang efektif,” ujarnya.
Wanda menegaskan, sebagai seorang pimpinan harus dapat mempersatukan, merangkul, dan memberdayakan seluruh jajaran, baik staf maupun pejabat lini bawah.
“Jangan pernah menjadi pemicu perpecahan, jangan membuat keresahan di lingkungan kerja, dan ciptakan suasana kerja yang kondusif, harmonis, serta solid demi mencapai target kinerja organisasi yang maksimal,” jelasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

