Bupati Seruyan Tegaskan Refocusing ABPD Tidak Mengganggu Program

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda. Foto/wajahborneo.com

wajahb👁️rneo.com, Seruyan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai refocusing atau penataan ulang pada struktur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran (TA) 2025 tidak akan mengganggu program pemerintah secara signifikan.

Refocusing ini untuk efisiensi sehingga dengan adanya pemangkasan, struktur APBD mengalami perubahan walaupun tidak terlalu signifikan. Karena angkanya tidak terlalu besar kurang lebih sekitar Rp80 miliar,” kata Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda.

Ahmad Selanorwanda menilai penyesuaian sebesar Rp80 miliar itu berdasarkan hasil menyisir pos—pos anggaran di APBD dengan menekankan prinsif, efisiensi, tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan-pembangunan di sektor tertentu diharapkan tetap berjalan.

“Kegiatan-kegiatan yang kurang mendesak (Urgen) seperti perjalanan dinas, pertemuan-pertemuan, biaya support acara, kegiatan seremonial, konsumsi acara. Kemudian juga pos-pos yang tidak mendesak dan penting sehingga kalaupun tertunda tidak masalah. Pos-pos itulah yang kita sisir sampai ke satuan terkecil yang kita geser,” ujarnya.

Bahkan katanya, ada kegiatan-kegiatan yang ditemukan memakan biaya yang cukup besar, sehingga menyisihkan APBD pada hal-hal yang kurang penting, kurang strategis, tidak menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung.

Orang nomor satu di Bumi Gawi Hatantiring ini mengutarakan, saat ini refocusing sedang berproses. Nantinya hasil akhirnya akan di-sampaikan ke publik.

“Nanti juga akan kita sampaikan ke publik agar masyarakat tahu apa-apa saja dan bagi saya refocusing ini tidak mengurangi hal-hal yang strategis sehingga tidak mengganggu dengan pelayanan, pembangunan ada yang dikurangi tetapi tidak terlalu signifikan,” terangnya.

“Saya berharap jajaran SOPD maupun DPRD bisa memahami bahwa ini refocusing, penting, bahwa efisiensi sebuah keharusan, tetapi bahwa menggunakan dana secara baik dan benar juga bertanggungjawab sekaligus berdampak positif bagi masyarakat, itu harus dilakukan dan momentumnya sekarang,” tuturnya. (red3)

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link