wajahborneo.com, Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Henry M Yoseph, mengajak para buruh untuk mempertimbangkan kapasitas finansial perusahaan sebelum menuntut hal-hal yang berlebihan.
“Kita juga harus melihat apakah perusahaan tersebut keuangannya ada mengalami kendala atau tidak,” ujarnya, Selasa, 30 April 2024.
Henry menekankan pentingnya agar buruh menuntut sesuai dengan kebutuhan yang sesuai dengan kemampuan perusahaan.
Menurutnya, tuntutan yang berlebihan dapat mengancam kelangsungan perusahaan dan menyebabkan kerugian.
“Perusahaan harus menganggap buruh itu sebagai aset, dan harus kita rawat. Agar produksi tidak terganggu dan perusahaan tidak mengalami kerugian,” tambahnya.
Henry juga menegaskan perlunya keseimbangan di antara semua pihak, agar baik buruh maupun perusahaan dapat berkembang secara berkelanjutan dan saling mendukung dalam mencapai kesejahteraan bersama. (din/red2)
