wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam mendukung kehidupan beragama dan pelestarian budaya lokal mendapat sambutan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng.
Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Arton S Dohong, Kamis, 17 April 2025 menggapresiasi rampungnya pembangunan Balai Induk Kaharingan dan Gedung Kayu Erang Tingang, yang resmi berdiri megah di kawasan Hindu Kaharingan Center.
“Dua bangunan ini tak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi juga langkah strategis menuju penguatan jati diri dan identitas budaya umat Hindu Kaharingan di Kalteng,” katanya.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan penuh Pemprov. Ini bukan sekadar infrastruktur, tapi tonggak penting bagi perkembangan spiritual dan pendidikan berbasis budaya lokal,” sambungnya.
Balai Induk Kaharingan dibangun di atas lahan seluas 1.200 meter persegi, sementara Gedung Kayu Erang Tingang berdiri kokoh dengan dua lantai fungsional. Lantai pertama akan digunakan sebagai kantor organisasi keagamaan, sedangkan lantai kedua menjadi aula serbaguna yang mampu menampung hingga 300 orang.
“Fasilitas ini menjadi pusat kegiatan yang representatif untuk umat Hindu Kaharingan dalam melaksanakan ritual keagamaan sekaligus ruang kolaborasi lintas kepercayaan,” ujarnya.
Arton mengungkapkan rencana pengembangan kawasan Hindu Kaharingan Center sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda. Di antaranya pembangunan sekolah berbasis kurikulum Kaharingan setingkat SD dan SMP, asrama untuk siswa dari daerah terpencil, serta rumah kofel bagi rohaniawan.
“Kita ingin membekali anak-anak dengan pemahaman yang kuat terhadap ajaran leluhur tanpa kehilangan semangat kebangsaan dan toleransi,” tegasnya.
Kehadiran fasilitas ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius pada pengembangan kehidupan beragama dan pelestarian budaya di Kalimantan Tengah.
“Di tengah arus modernisasi, gedung ini menjadi benteng nilai-nilai luhur, sekaligus pusat pembinaan moral dan kebudayaan yang membanggakan,” tutupnya. (din/red2)

