wajahbđď¸rneo.com, Palangka Raya â Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan bukanlah sesuatu yang lahir begitu saja, melainkan dibentuk sejak dini melalui pendidikan karakter dalam keluarga.
Terkait hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Ferry Khaidir, Senin, 16 Juni 2025 menyoroti pentingnya peran orang tua dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada anak-anak.
âKesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih perlu ditanamkan sejak usia dini. Anak-anak harus tumbuh dengan nilai-nilai tanggung jawab terhadap alam dan lingkungan sekitar,â katanya.
Menurutnya, selama ini masih ada anggapan bahwa urusan pendidikan karakterâtermasuk soal kebersihanâsepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah. Padahal, kata Ferry, rumah adalah tempat pertama dan utama untuk membentuk kebiasaan baik.
âOrang tua tidak cukup hanya memberi tahu. Mereka harus memberi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Anak akan lebih cepat belajar dari apa yang mereka lihat daripada dari apa yang mereka dengar,â katanya.
Ferry menyarankan agar anak-anak mulai dilibatkan dalam aktivitas sederhana di rumah, seperti menyapu, mengepel, hingga memilah sampah organik dan anorganik. Kebiasaan ini, tambahnya, dapat membentuk pola pikir dan perilaku peduli lingkungan yang akan terbawa hingga dewasa.
âMelalui kebiasaan-kebiasaan sederhana itu, mereka akan memahami bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab pribadi yang harus dilakukan setiap hari,â ujarnya.
Ferry meyakini perubahan besar dalam budaya kebersihan masyarakat bisa dimulai dari hal kecil di lingkungan keluarga.
âKepedulian terhadap lingkungan bukan hanya soal kebijakan pemerintah, tapi juga hasil dari kebiasaan yang ditanamkan di rumah sejak dini,â jelasnya. (din/red2)

