wajahborneo.com, Barito Utara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara memperluas pengawasan di setiap daerah. Terutama saat menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sering membahayakan warga setempat.
“Kita minta instansi terkait gerak cepat menangani keberadaan ODGJ yang berpotensi memicu gangguan keamanan, maka perlu tindakan preventif mengatasi permasalahan ini,” kata Anggota DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut dia, Pemda perlu menetapkan Langkah nyata melalui pemantauan lapangan secara berkala untuk menjamin keamanan aktivitas masyarakat. Kehadiran petugas sangat penting dalam mengatasi dinamika sosial sedini mungkin.
“Patroli ketertiban umum wajib ditingkatkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keberadaan petugas bentuk nyata memberikan rasa tenang kepada masyarakat,” katanya.
Taufik menambahkan, penuntasan keberadaan ODGJ di ruang tidak dapat dituntaskan hanya dengan penggusuran semata di jalanan. Perlu adanya formulasi agar penanganan lebih komprehensif dan melakukan pendampingan medis, serta penyediaan fasilitas perawatan yang layak. Penyelarasan program antarinstansi sangat penting agar proses penertiban di lapangan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
“Kita wajib mengedepankan pendekatan humanis. Mereka juga warga yang berhak mendapatkan perhatian dan pelayanan. Namun jika kehadirannya membahayakan diri sendiri maupun orang lain, tentu harus segera ditangani sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Legislator tersebut, mengapresiasi respons cepat Bupati Barito Utara yang sudah memberikan atensi serupa. Kerja sama yang solid antara lembaga legislatif dan eksekutif tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi penertiban yang berkelanjutan.
“Kami mendukung setiap kebijakan Pemda dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penguatan patroli ketertiban umum dan penanganan persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama,” paparnya. (bar/bam/red2)
