DPRD Seruyan Ingatkan DLH Soal Pengawasan Perkebunan Sawit

WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Seruyan untuk lebih aktif mengawasi aktivitas Perusahaan Besar Swasta Kelapa Sawit (PBS KS) yang beroperasi di Kabupaten Seruyan.

Bejo Riyanto

Pernyataan itu dikemukakan Anggota DPRD Seruyan, Bejo Riyanto, Kamis, 20 Mei 2021, terkait kekhawatiran akan banyaknya PBS KS yang beroperasi di Seruyan.

“DLH harus aktif melakukan pengawasan, karean perusahana perkebunan kelapa sawit yang memang jumlahnya cukup banyak di daerah kita,” ujarnya.

Dengan banyaknya perusahaan perkebunan kata Bejo, akan menimbulkan potensi pencemaran lingkungan terutama dari limbah pupuk, limbah pabrik. Jika pengawasan tidak dilakukan dengan intensif maka, dikhawatirkan akan terjadi pencemaran limbah yang menimbulkan efek yang kurang baik terhadap ekosistem sungai dan daratan.

“Pencemaran limbah ke sungai maupun areal danau yang ada di sekitar perkebunan akan berimbas terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, untuk itu pengawasannya harus ketat,” katanya.

Dijelaskannya, areal perairan seperti danau dan sungai memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Selain untuk aktivitas sehari-hari seperti mencuci dan mandi, sungai dan danau juga dijadikan tempat usaha perikanan bagi warga.

“Sehingga jika keadaan areal perairan tercemar limbah, maka akan berdampak seperti matinya spesies ikan atau bahkan bisa berpengaruh bagi masyarakat yang melakukan aktivitas sehari-hari di sungai atau danau,” paparnya.

DPRD Seruyan

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link