dr. Ali Wardana : Aktivitas Positif di Sekolah akan Kurangi Kecanduan Game Online

PLT DIREKTUR RSUD Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, dr. Ali Wardana, Sp.KJ. Foto/wajahborneo.com

wajahborneo.com, Seruyan – Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti mengikuti ekstrakurikuler di sekolah, menjadi salah satu cara efektif untuk menghindari ketergantungan anak-anak pada game online.

dr. Ali Wardana, Sp.KJ yang merupakan spesialis kejiwaan di RSUD Kuala Pembuang mengungkapkan bahwa pada usia remaja, anak-anak cenderung aktif dan membutuhkan aktivitas yang dapat menyalurkan energi mereka.

“Anak-anak pada usia remaja biasanya tidak mau diam. Dengan menyibukkan diri mengikuti kegiatan di sekolah, mereka dapat menghindari bermain game secara berlebihan,” kata dr. dr. Ali Wardana, Sp.KJ, Kamis, 18 Juli 2024.

Ia menambahkan bahwa melibatkan anak-anak dalam kegiatan positif dan menyalurkan bakat mereka adalah salah satu cara efektif untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk bermain game. Peran orang tua juga sangat penting dalam mengarahkan anak-anak ke kegiatan positif.

“Jika anak memiliki hobi olahraga, arahkan mereka ke olahraga. Begitu juga jika mereka suka musik, salurkan bakatnya ke bidang musik,” imbuh Ali Wardana.

Fenomena kecanduan game memang saat ini menjadi isu global. Bahkan, World Health Organization (WHO) telah mengakui “kecanduan game” sebagai kondisi kesehatan mental.

“Menurut WHO, yang tercantum dalam edisi ke-11 International Classification of Diseases, kecanduan game adalah masalah gangguan kejiwaan, sehingga hal ini tidak bisa diabaikan,” jelasnya.

Dengan demikian, penting bagi orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk bekerja sama dalam menyediakan alternatif kegiatan yang positif bagi anak-anak, guna mencegah ketergantungan pada game online dan memastikan perkembangan mental yang sehat. (red3)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version