wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalimantan Tengah mengapresiasi capaian pemerintah provinsi (Pemprov) dalam menagih tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2023 yang berhasil menyumbang Rp84,78 miliar untuk kas daerah.
Meski demikian, Fraksi PAN mengingatkan, jika pekerjaan rumah masih belum selesai. Masih terdapat tunggakan PKB tahun 2024 senilai Rp77,26 miliar yang harus segera dituntaskan.
Untuk itu, Fraksi PAN mendesak agar Pemprov tidak lengah dan segera menerapkan strategi yang lebih agresif, sistematis, dan terukur demi mengoptimalkan penerimaan daerah.
“Keberhasilan tahun lalu patut diapresiasi, namun sisa tunggakan tahun ini tidak bisa dibiarkan menumpuk. Harus ada langkah konkret yang cepat dan tepat,” kata Agie, Senin, 7 Mei 2025.
Selain sektor pajak, Fraksi PAN juga menyoroti performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berdasarkan data LKPJ, dividen BUMD yang masuk ke kas daerah hanya mencapai Rp38,85 miliar, jauh dari target sebesar Rp120,6 miliar atau hanya 32,2 persen dari target.
“Angka ini sangat memprihatinkan, sudah saatnya BUMD didorong untuk berinovasi, tidak hanya beroperasi rutinitas tanpa terobosan. Tujuan penyertaan modal adalah untuk mendatangkan laba, bukan sekadar menjalankan usaha,” ujarnya.
Fraksi PAN mengingatkan agar catatan-catatan ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi Gubernur Kalteng dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Jika potensi yang ada dimaksimalkan, maka ketergantungan terhadap dana transfer pusat bisa dikurangi, dan pembangunan bisa lebih mandiri serta berkelanjutan,” jelasnya. (din/red2)
