wajahb👁️rneo.com, Seruyan — Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Seruyan.
Program tersebut telah diluncurkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Tahun 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr. Bahrun Abbas, menjelaskan bahwa program ILP diimplementasikan secara bertahap di 12 Puskesmas, 12 Pustu, dan 12 Posyandu yang tersebar di Kabupaten Seruyan.
“Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer merupakan pilar pertama transformasi sistem kesehatan, “ kata dr. Bahrun Abbas, Rabu, 4 Desember 2024.
Menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023, Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah upaya penataan dan koordinasi berbagai layanan kesehatan primer yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan kesehatan sepanjang siklus hidup, mulai dari janin, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
“Program ini bertujuan untuk mendekatkan akses dan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif bagi masyarakat secara komprehensif dan berkualitas pada setiap fase kehidupan,” ujarnya.
Pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup Promotif: Edukasi dan peningkatan kesadaran kesehatan Preventif: Pencegahan penyakit melalui imunisasi dan skrining. Kuratif: Pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan Rehabilitatif dan Paliatif: Pemulihan dan pendampingan bagi pasien yang mengalami gangguan kesehatan kronis.
Dalam pelaksanaannya, ILP diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sejalan dengan transformasi sistem kesehatan yang menjadi prioritas pemerintah.
“Semoga dengan adanya program ini, masyarakat Kabupaten Seruyan dapat merasakan layanan kesehatan yang lebih dekat, menyeluruh, dan bermutu, sehingga tujuan peningkatan layanan kesehatan dapat tercapai,” tandasnya. (*/red3)
