wajahborneo.com, Seruyan – Menjelang penutupan, Pendaftar seleksi terbuka untuk posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT Pratama atau Eselon II di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan masih minim.
Tercatat, hingga Rabu, 3 Juni 2026, baru 16 pelamar yang sudah mendaftar melalui aplikasi ASN Karier dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Jumlah pendaftar tersebut tergolong minim, mengingat ada sembilan jabatan kosong di sejumlah OPD yang saat ini masih dijabat oleh sekretaris merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) ataupun Pelaksana Harian (Plh).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Seruyan Agung Sulistyono melalui Kepala Bidang Mutasi, Promosi, dan Informasi ASN, Addeli saat diwawancara di ruang kerjanya, Rabu 3 Juni 2026 mengatakan, proses pendaftaran telah diumumkan sejak 21 Mei 2026 dengan masa pendaftaran selama 15 hari kalender (tanpa hari libur) dan direncanakan akan resmi ditutup pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
“Berdasarkan data kami sudah tercatat 16 orang pelamar yang mendaftarkan diri. Kita berharap di sisa waktu yang ada, kuota pelamar untuk seluruh jabatan dapat terpenuhi,” katanya.
Dia menambahkan, sesuai dengan regulasi yang berlaku, setiap posisi jabatan minimal harus diisi 4 orang pelamar. Adapun sembilan Jabatan yang dibuka tersebut diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan (Asisten II), Asisten Administrasi Umum Setda Seruyan (Asisten III), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Inspektorat Kabupaten Seruyan.
“Pelamar yang sudah mendaftar meliputi Sekretaris DPRD 1 orang, Kepala PUPR 1 orang, Asisten II 2 orang, Inspektur 3 orang, Kepala Dinas Pendidikan 1 orang, Kepala Dinas Kesehatan 2 orang, Kepala BKAD 1 orang, Asisten III 3 orang, dan Bapenda 2 orang,” ujarnya.
Addeli menjelaskan, apabila jumlah minimum pelamar sudah terpenuhi hingga batas akhir penutupan, maka tahapan selanjutnya, pada 4 Juni 2026 penutupan pendaftaran dan verifikasi berkas (oleh Panitia Seleksi bersama Pusat), Kemudian di 7 Juni 2026 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi (peserta yang lulus dan tidak lulus), 8 Juni 2026 Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Ujian (Wawancara dan Assessment / Psikotes), 11 hingga 12 Juni 2026 pelaksanaan tahap wawancara, 15 sampai 16 Juni Pelaksanaan Assessment/ Psikotes, serta 22 Juni 2026 Pengumuman Hasil Tiga Besar (sesuai rencana awal).
“Siapa saja yang sudah melamar kami belum mengetahui, karena saat ini para pelamar masih melengkapi berkas di aplikasi, jika sudah mengirim berkas (Submit) baru kita tahu nama-namanya,” katanya.
Addeli menegaskan, apabila hingga batas waktu penutupan jumlah pelamar belum memenuhi syarat minimal (4 pelamar per jabatan), maka sesuai regulasi yang berlaku akan dilakukan perpanjangan selama 1 minggu.
“Jika masih belum terpenuhi, pendaftaran akan diperpanjang kembali untuk seminggu kedua. Apabila tidak terpenuhi juga seleksi akan dilaksanakan sesuai jumlah pelamar yang ada,” paparnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto
