Kawal Program Kartu Huma Betang, Pemprov Kalteng Siapkan Rekrutmen 17 Tenaga Ahli Mahasiswa

Plt Kadisdik Kalteng M. Reza Prabowo saat diwawancara awak media usai mengikuti apel Harjad Kalteng ke-69 di halaman kantor Gubernur Kalteng, Sabtu, 23 Mei 2026. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang mempersiapkan pembentukan tenaga ahli atau staf khusus dari kalangan mahasiswa dan pemuda untuk membantu mengawal berbagai kebijakan strategis Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, khususnya program unggulan Kartu Huma Betang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, seusai upacara peringatan HUT Kalteng ke-69 di halaman kantor Gubernur Kalteng, Sabtu, 23 Mei 2026 mengatakan, pihaknya sudah melaporkan beberapa skema rekrutmen kepada Gubernur Kalteng. Adapun opsi tersebut, meliputi sistem penunjukan maupun seleksi terbuka yang disiapkan dan mendapat persetujuan dari gubernur Kalteng.

“Kemarin kita sudah laporkan kepada gubernur jadi ada beberapa skema yang kita tawarkan kepada beliau apakah menunjuk langsung dan kita sudah siapkan juga mekanisme seleksinya dan alhamdulillah beliau setuju mudah-mudahan tidak ada perubahan,” ujarnya.

Dia menambahkan, para staf khusus akan dibagi berdasarkan sektor strategis agar mampu bekerja lebih optimal. Untuk tugas utama tetap mengawal pelaksanaan program-program prioritas pemerintah daerah.

“Staf khusus akan dibagi per sektor. Jadi ada yang menangani sektor pertanian, ekonomi, pendidikan, itu tugas komplementernya. Tugas utamanya mengawal kebijakan Gubernur Kalteng yakni Kartu Huma Betang,” ujarnya.

Dijelaskan Reza, Kartu Huma Betang merupakan program strategis memuat berbagai layanan penting bagi masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga bantuan pangan. Untuk itu, diperlukan tim yang mampu memastikan program tersebut berjalan optimal di lapangan.

“Kartu Huma Betang itu selain janji politiknya bapak gubernur, kartu ini juga memuat banyak program strategis, seperti kesehatan, pendidikan, bantuan pangan dan program unggulan lainnya,” katanya.

Reza menyebutkan, hasil pertemuan Gubernur bersama mahasiswa, organisasi Cipayung, BEM dan HIMA se-Kalteng, sementara direncanakan sebanyak 17 orang tenaga ahli.
Dia juga memastikan proses rekrutmen dilakukan terbuka melalui mekanisme seleksi. Sekretariat pendaftaran nantinya dipusatkan di Dinas Pendidikan Kalteng.

“Nanti ada seleksi, nanti kita umumkan. Sekretariatnya di Dinas Pendidikan. Seluruh mahasiswa silakan mendaftarkan diri dan kita juga buka peluang untuk menerima rekomendasi misalnya dari HMI, GMNI, HIMA maupun Presma BEM,” jelasnya.

Ditegaskan Reza, dalam proses seleksi, mahasiswa tetap menjadi prioritas utama. Namun, kemungkinan keterlibatan lulusan S1 juga masih terbuka guna mengisi kebutuhan tertentu. Sementara itu batasan usia sudah ditetapkan dengan kisaran maksimal di bawah 35 tahun.

“Untuk proses pendaftaran insyaallah mungkin di bulan Juni 2026, awal Juni kita akan buka, pertengahan Juni sudah hasil. Dua minggu lah seleksi,” paparnya. (din/red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Exit mobile version