WAJAHBORNEO.com, Palangka Raya – Paska terjadinya bentrokan antara massa dengan pihak aparat kepolisian saat unjuk rasa di PT. Bangun Jaya Alam Permai (BJAB) beberapa waktu lalu, situasi ini masih menjadi perhatian serius kalangan legislator DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sudarsono menyampaikan keprihatinannya dan menyatakan perlunya penanganan yang cermat.
Dalam pernyataannya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng mengungkapkan keinginannya untuk segera menangani dampak dan akar masalah dari bentrokan tersebut. Ia menyatakan bahwa pertemuan antara pihak terkait, termasuk perwakilan PT. BJAB, massa, aparat kepolisian, dan pemerintah daerah, menjadi langkah mendesak untuk menyelesaikan ketegangan dan mencari solusi bersama.
“Kami sangat prihatin dengan terjadinya bentrokan dan dampaknya terhadap situasi sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Pertemuan antara semua pihak terkait adalah langkah awal yang penting untuk mencari pemahaman bersama, menyelesaikan konflik, dan merestorasi kedamaian di daerah tersebut,” ujarnya, Selasa, 11 Juli 2023.
Kemudian menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam menangani permasalahan tersebut. Ia menyatakan bahwa penyelesaian yang adil dan berkelanjutan harus mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terlibat.
“Kami mengajak semua pihak untuk duduk bersama, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan mencari solusi bersama yang menguntungkan semua pihak. Kita perlu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berdialog dan mencapai kesepakatan yang saling menghormati,” tukasnya.
