Komisi III DPRD Kalteng: Pembangunan RS Tipe B di DAS Barito Sudah Mendesak

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangka Raya — Kebutuhan layanan kesehatan rujukan yang merata mendesak Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), mendorong pemerintah provinsi segera merealisasikan pembangunan rumah sakit tipe B di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, atau wilayah timur Kalteng.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, Selasa, 23 Juni 2026, mengungkapkan, lonjakan jumlah penduduk di wilayah timur yang tidak diimbangi dengan ketersediaan fasilitas kesehatan rujukan menjadi alasan utama urgensi pembangunan tersebut.

“Rencana tersebut sudah menjadi kebutuhan yang mendesak seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan rujukan di wilayah itu,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Selama ini, kata Tomy, rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Kalteng baru berdiri di dua titik, yakni Palangka Raya untuk wilayah tengah, dan Kabupaten Seruyan yang mewakili wilayah barat dan sudah lebih dulu rampung serta beroperasi. 

Sementara, wilayah timur hingga kini belum memiliki fasilitas serupa, sehingga warga yang membutuhkan penanganan spesialis harus menempuh perjalanan jauh menuju Palangka Raya.

“Ini kan untuk kasus yang memerlukan penanganan dokter spesialis dan peralatan medis lengkap, jangkauannya cukup jauh kalau harus ke Palangka Raya,” katanya.

Tomy menegaskan, keberadaan rumah sakit tipe B memiliki peran strategis lantaran mampu menyediakan beragam layanan spesialis sekaligus berfungsi sebagai rujukan bagi rumah sakit tingkat kabupaten di sekitarnya. Dengan hadirnya fasilitas tersebut di DAS Barito, jarak tempuh pasien dari daerah timur diyakini bisa dipangkas secara signifikan sehingga penanganan medis dapat berlangsung lebih cepat.

“Dengan adanya rumah sakit tipe B di wilayah DAS Barito akan memangkas jarak tempuh pasien dan mempercepat penanganan medis,” paparnya, seraya berharap pemerintah provinsi segera merealisasikan rencana tersebut demi pemerataan layanan kesehatan di seluruh Bumi Tambun Bungai. (din/red2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

error: Content is protected !!
Exit mobile version