wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi sebuah keharusan agar pelayanan pemerintahan menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien. Ia menilai masih banyak sistem pelayanan yang berjalan secara manual dan menyulitkan masyarakat, terutama di wilayah terpencil.
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Sayid A R, Jumat, 8 Agustus 2025 menekankan agar pemerintah provinsi untuk segera mempercepat proses digitalisasi layanan publik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh penjuru daerah.
“Digitalisasi bukan hanya tren, tetapi kebutuhan. Masyarakat butuh layanan yang cepat tanpa birokrasi berbelit, dan ini bisa diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi,” katanya.
Menurutnya, percepatan digitalisasi harus diiringi dengan pembangunan infrastruktur jaringan hingga ke pelosok desa serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelola sistem tersebut.
“Digitalisasi bukan sekadar membuat aplikasi. Pemerintah harus memastikan jaringan internet menjangkau hingga desa, dan SDM yang mengelolanya benar-benar siap,” ujarnya.
Dia menekankan pentingnya integrasi antarinstansi agar masyarakat tidak perlu mengulang proses pengisian data di berbagai kantor pemerintahan.
“Layanan digital harus terhubung antar dinas. Dengan begitu, cukup sekali isi data, seluruh layanan bisa diakses tanpa pengulangan prosedur,” katanya.
“Jangan sampai digitalisasi justru membuka celah kebocoran data. Perlindungan data masyarakat harus dipastikan,” jelasnya. (din/red2)

