Menuju Provinsi Layak Anak, Komisi III DPRD Kalteng Studi Banding ke Kota Tangerang

Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengunjungi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Banten. Foto/Ist

wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong Kalteng menjadi Provinsi Layak Anak (Provila). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang.

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi III H. Sugiyarto, bersama Wakil Ketua Tomy Irawan Diran, Sekretaris Komisi Bryan Iskandar, dan anggota lainnya, disambut hangat oleh jajaran Pemkot Tangerang.

“Kami ingin belajar langsung dari keberhasilan Tangerang dalam membangun sistem perlindungan anak yang kuat dan inklusif. Ini sangat relevan dengan upaya kita menjadikan Kalteng sebagai Provinsi Layak Anak,” ujar H. Sugiyarto, Jumat, 2 Mei 2025.

Menurutnya, saat ini sudah ada tujuh kabupaten dan satu kota di Kalteng yang meraih predikat Layak Anak. Sementara enam kabupaten lainnya masih dalam proses evaluasi.

“Jika seluruh wilayah tersebut memenuhi kriteria, maka Kalimantan Tengah akan resmi menyandang status Provinsi Layak Anak,” katanya.

Selain berdiskusi dengan DP3AP2KB, Komisi III juga mengunjungi Kampung Jimpitan KB2, sebuah kawasan percontohan Ruang Bersama Indonesia (RBI). Kampung ini mengedepankan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan melalui tradisi jimpitan—iuran sukarela warga untuk membantu sesama.

Lingkungan kampung tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas ramah anak seperti taman bermain, ruang belajar pintar, pusat pengelolaan sampah, griya harmoni, hingga kebun sayur. Konsep RBI di sini juga berhasil mengintegrasikan peran aktif pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, organisasi masyarakat, hingga tokoh agama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak serta perempuan.

“Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor yang kami lihat di Kampung Jimpitan sungguh luar biasa. Ini bisa jadi model inspiratif yang sangat mungkin direplikasi di berbagai daerah di Kalteng,” ujarnya.

Komisi III DPRD Kalteng optimistis kunjungan ini akan menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan Layak Anak serta mempercepat pembentukan RBI di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

“Harapannya, tidak hanya sekadar gelar Provinsi Layak Anak, tetapi juga hadirnya lingkungan yang benar-benar ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” paparnya. (din/red2)

 

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link