Patih Herman AB Dukung Program Pelatihan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal Barito Utara

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB. Foto/Ist/Yon

wajahb👁️rneo.com, Barito Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menyatakan dukungannya terhadap berbagai inisiatif strategis yang telah diambil oleh Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Disnakertranskop UKM) setempat. Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar lebih berdaya saing.

Patih Herman AB menyoroti salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh Disnakertranskop UKM, yaitu menyelenggarakan pelatihan operator alat berat. Pelatihan ini meliputi berbagai jenis mesin dan kendaraan seperti excavator, dump truck, tronton, serta pelatihan untuk posisi pengemudi sarana LV dan operator komputer.

“Program ini bertujuan untuk memberikan keahlian teknis serta pengalaman lapangan yang berharga bagi para peserta,” ujarnya, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Menurut politisi dari Partai Demokrat ini, program pelatihan berbasis advokasi dan kompetensi dirancang untuk meningkatkan keterampilan praktis dan teknikal tenaga kerja lokal.

Disnakertranskop UKM juga memperkenalkan Program Pemagangan Dalam Negeri (PDN) yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Atink, sapaan akrab Patih Herman AB, menambahkan, Disnakertranskop UKM telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa perusahaan lokal dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang tersertifikasi. Kerjasama ini akan memastikan standar pelatihan yang tinggi serta mendukung tersedianya instruktur yang berkualifikasi.

Selain itu, Disnakertranskop UKM telah mengirim surat imbauan kepada perusahaan-perusahaan di daerah ini untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen mereka, tentunya dengan tetap mengikuti prinsip dan aturan yang berlaku.

Patih Herman AB juga menekankan, Disnakertranskop UKM tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga pada pelatihan yang memberdayakan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan koperasi. Pelatihan mencakup budidaya ayam petelur, produksi madu kelulut, pemanfaatan jagung sebagai pakan ternak, perbengkelan sepeda motor, barbershop, tata rias salon, pemasaran digital, serta pengelolaan koperasi dan UMKM.

“Dengan upaya-upaya yang telah dijalankan ini, banyak tenaga kerja lokal dari Kabupaten Barito Utara yang kini telah terserap oleh berbagai perusahaan dan badan usaha di wilayah tersebut,” katanya.

“Ini juga memberi peluang kepada masyarakat untuk menciptakan usaha mandiri dan berwirausaha, yang pada gilirannya berkontribusi pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Barito Utara,” paparnya. (Yon/red2)

Tinggalkan Balasan

Jangan copy berita ini tanpa izin!

error: Content is protected !!
Share via
Copy link