wajahborneo.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menunjukan komitmennya dalam mendukung program nasional khususnya penguatan sektor pertanian dan mengantisipasi musim kemarau tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengikuti langsung rapat koordinasi nasional (Rakornas) antisipasi musim kemarau tahun 2026, di Auditorium Gedung Pusat Kantor Pertanian Jalan Harsono RM Nomor 3 Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan, Selasa, 21 April 2026.
Rapat tersebut diikuti seluruh kepala daerah penghasil sawit terbesar di daerahnya masing-masing. Rakornas ini dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025-2030.
Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman menegaskan, pemerintah terus menunjukkan komitmen dalam membuka peluang investasi yang berdampak langsung kepada masyarakat. Terdapat 27 perusahaan otomotif besar telah berinvestasi di Indonesia serta ditargetkan meningkat menjadi 30 perusahaan guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri global.
“Industri otomotif telah bergerak menuju kendaraan listrik. Hal tersebut menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dunia,” katanya.
Dia menyebutkan, pentingnya peran pemerintah daerah (Pemda) dalam mendukung iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ahmad Selanorwanda mengutarakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya terkait antisipasi musim kemarau, penguatan sektor pertanian, serta sinergi daerah dalam pengembangan industri dan investasi.
“Kita berharap dapat terbangun koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan Pemda dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia,” tuturnya. (dan/red3)
