wajahborneo.com, Seruyan – Angka prevalensi stunting 14 persen yang ditarget secara nasional di-yakini bukan hal sulit dicapai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan di tahun 2024.
Untuk mencapai angka itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui dinas hingga instansi terkait saat ini terus berupaya untuk melakukan pencegahan dan penurunan angka stunting mulai sejak dini.
“Jadi berkaitan dengan hal itu, yang mana saat ini kita sudah pakai Survei Kesehatan Indonesia atau SKI, untuk Kabupaten Seruyan, alhamdullilah prevelensi stunting alami penurunan,” kata Pj Sekda Seruyan yang juga Kepala Dinkes Seruyan, Bahrun Abbas, Sabtu, 29 Juni 2024.
Diketahui, saat ini upaya yang dilakukan oleh Pemkab sudah mulai memberikan hasil yang baik, berkaitan dengan stunting Dinas Kesehatan (Dinkes) Seruyan juga menyebutkan jika saat ini sudah berdasarkan prevalensi stunting di kabupaten setempat mengalami penurunan dari angka sebelumnya.
Angka penurunan tersebut yaitu dari angka 34,7 persen menurun hingga sekitar 25 persen lebih berdasarkan dari data SKI di Kalteng. Lanjut dia program-program pun telah dilakukan dalam upaya penurunan stunting di kabupaten yang berjuluk Bumi Gawi Hatantiring.
“Jadi itu ada 10 kabupaten yang alami penurunan termasuk kita Kabupaten Seruyan, dan di Kalteng umumnya ada penurunan,” pungkasnya.
Abbas berharap agar pelayanan serta kinerja baik ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan sehingga angka penderita stunting di Seruyan bisa terus diminimalisir. (red3)

