wajahborneo.com, Seruyan — Kebakaran lahan kembali terjadi di salah satu desa di Kabupaten Seruyan. Mencegah api agar tidak merembet ke kawasan lain personel Polsek Seruyan Hilir bersama puluhan karyawan PT GBSM bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan perbatasan luar izin PT GBSM, di Blok 28/29 Estate 1 yang berbatasan dengan hutan di Desa Baung, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu, 12 Agustus 2026.
Kasi Humas Polres Seruyan, Aipda Ronny, mengatakan informasi kebakaran lahan diterima petugas pengamanan Polsek Seruyan Hilir pukul 12.00 WIB dari karyawan PT GBSM. Menindaklanjuti laporan tersebut, Aiptu Sugito yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di PT GBSM segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu menangani kebakaran.
Dia menambahkan, mempercepat upaya pemadaman Aiptu Sugito bersama 60 karyawan PT GBSM segera melakukan koordinasi dan pemadaman bersama-sama. Langkah tersebut untuk mencegah api menjalar dan meluas ke area hutan maupun lahan di sekitarnya.
“Proses pemadaman berlangsung selama empat jam, kondisi lahan gambut menyebabkan proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif,” ujarnya.
Ronny menegaskan, dalam rangka mengendalikan api, PT GBSM mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran, 3 unit mesin pompa air, serta 3 unit excavator. Dukungan peralatan yang memadai dan kerja sama seluruh personel, kebakaran berhasil dipadamkan.
Dia menjelaskan, area yang terdampak kebakaran mencapai 2 hektare. Setelah api berhasil dipadamkan, tidak lupa dilakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.
“Kondisi lahan gambut membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak sehingga kebakaran dapat dikendalikan dan tidak meluas,” paparnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

