wajahborneo.com, Seruyan – Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Seruyan pada Minggu pertama Maret 2024 mengalami kenaikan sebesar 4,326 persen. Adapun komoditi penyumbang peningkatan IPH tersebut berasal dari tiga komiditi yakni, cabai rawit 3,003 persen, telur ayam ras 0,713 persen dan cabai merah 0,770 persen.
Itu dikemukakan, Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Pengendalian Inflasi Mingguan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seruyan secara virtual, Rabu, 13 Maret 2024.
“Rakor inflasi ini untuk membahas langkah kongkrit pengendalian inflasi di daerah, Selain itu rakor ini merupakan evaluasi setiap waktu yang dilaksanakan oleh Kemendagri dalam rangka mengkoordinasikan penanganan inflasi di daerah,” kata Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor.
Selain itu katanya, kegiatan yang dilaksanakan setiap minggu tersebut dalam rangka evaluasi, mendengarkan arahan, dan intervensi pemerintah pusat terkait inflasi di seluruh daerah Indonesia.
Dijelaskannya, Rakor ini dipaparkan terkait laporan Pemda pada tahun 2024 yang telah mengambil langkah-langkah seperti, Pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan yang tersedia. Rapat teknis tim pengendalian inflasi daerah. Menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting. Pencanangan gerakan menanam. Melaksanakan operasi pasar. Melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang. Berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan. Merealisasikan BTT untuk dukungan pengendalian inflasi dan memberikan bantuan transportasi dari APBD.


