Rehabilitasi Rumah Ibadah, Jalan Rusak di Desa Hiyang Bana Disorot DPRD Kalteng saat Reses

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh menggelar Reses Perseorangan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Desa Hiyang Bana, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, pekan lalu. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangka Raya — Kondisi Gereja Genesaret dan Jalan Teratai RT 04 di Desa Hiyang Bana, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, mendesak perbaikan segera karena sudah tidak lagi memadai.

Salah satu aspirasi yang mengemuka datang dari perwakilan warga Kristen setempat, Hamni, yang menyampaikan, kondisi Gereja Genesaret perlu mendapat perhatian serius karena bangunan yang digunakan sebagai tempat ibadah tersebut mengalami kerusakan dan kerap tergenang air saat musim hujan tiba.

Hamni mengusulkan agar rehabilitasi bangunan gereja segera dilakukan mengingat kondisinya yang sudah rapuh dan berulang kali terdampak banjir. Kondisi tersebut membuat warga khawatir setiap kali hendak melaksanakan kegiatan ibadah maupun aktivitas keagamaan lainnya di lokasi tersebut.

Hal ini terungkap dalam Reses Perseorangan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh pekan lalu.

Selain persoalan rumah ibadah, warga juga menyampaikan kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan lingkungan, khususnya Jalan Teratai di RT 04 yang membentang sepanjang sekitar 300 meter. Kondisi jalan tersebut dinilai belum memadai dan menghambat mobilitas warga sehari-hari.

“Warga berharap perbaikan jalan itu dapat memberikan manfaat langsung, terutama dalam memperlancar akses menuju permukiman serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang memanfaatkan jalur tersebut setiap harinya,” kata Faridawaty, Senin, 29 Juni 2026.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, seluruh usulan yang disampaikan warga akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, kebutuhan yang disampaikan dalam kegiatan reses merupakan masukan penting dalam menentukan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di lapangan.

“Rehabilitasi rumah ibadah maupun peningkatan infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas hidup masyarakat setempat,” jelasnya. (din/red2)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link