SMA Negeri 1 Kuala Pembuang Juara Lomba Video Edukasi Karhutla BPBD Seruyan

Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agus Supriadi, didampingi unsur terkait menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Kantor BPBD Kabupaten Seruyan, Senin, 7 September 2026. Foto/Ist/wajahborneo.com

wajahborneo.com, Seruyan — Kreativitas pelajar dalam menyuarakan pentingnya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mendapat apresiasi. SMA Negeri 1 Kuala Pembuang berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Video Edukasi Pencegahan Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026 yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan.

Selain SMA Negeri 1 Kuala Pembuang, ada juga SD Eka Tjipta Tasik Mas yang dinobatkan sebagai Juara II dan Madrasah Aliyah Darul Mukmin sebagai Juara III. Sedangkan, Juara Harapan I diraih SMP Eka Tjipta Tangar, Harapan II SMP Eka Tjipta Rungau, dan Harapan III SMP Eka Tjipta Tanjung Paring.

Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agus Supriadi, didampingi unsur terkait menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Kantor BPBD Kabupaten Seruyan, Senin, 7 September 2026.

Lomba tersebut menjadi salah satu langkah BPBD Seruyan untuk memperkuat sosialisasi pencegahan Karhutla sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan edukasi kepada masyarakat.

Melalui media video, pesan tentang bahaya Karhutla dan dampak kekeringan diharapkan dapat disampaikan secara lebih kreatif dan mudah diterima.

Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menghasilkan karya terbaik.

Menurutnya, keikutsertaan para pelajar menunjukkan adanya kepedulian generasi muda terhadap persoalan lingkungan dan kebencanaan, khususnya ancaman Karhutla.

“Selamat kepada seluruh pemenang dan semua peserta yang telah mengirimkan karya terbaiknya pada kegiatan ini,” katanya.

Agus berharap karya video yang dihasilkan para pelajar tidak berhenti sebagai karya perlombaan, tetapi juga mampu menjadi media edukasi dini bagi masyarakat.

Pesan yang disampaikan melalui karya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang bahaya serta dampak yang ditimbulkan oleh Karhutla dan kekeringan.

“Dengan adanya video edukasi dari karya para pelajar, kami berharap dapat memberikan edukasi secara dini tentang bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari Karhutla,” harapnya. (red3)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link