6 Kasus Karhutla di Kabupaten Seruyan Dipicu Cuaca Panas

Ilustrasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Seruyan. Foto/Ist

wajahborneo.com, Seruyan – Cuaca panas  dalam beberapa hari terakhir memicu peningkatan kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Seruyan.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, hingga Rabu, 18 September 2024, tercatat enam kasus kebakaran hutan dan lahan.

“Kejadian kebakaran terjadi sebanyak 6 kali di Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Seruyan Hilir, dan Seruyan Hulu,” ungkap Plt Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Seruyan, Arvian Yuli Artha, Jumat, 20 September 2024.

Arvian menjelaskan, penanganan kebakaran lahan dilakukan secara maksimal oleh tim di lapangan, melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Masyarakat Peduli Api (MPA) serta berbagai pihak terkait lainnya.

“Luasan lahan yang terbakar terakhir tercatat sekitar 3,4 hektare, dan dengan data terbaru, total luas lahan yang terbakar dari 6 kejadian tersebut mencapai sekitar 8 hektare,” tambahnya.

Di tengah kondisi cuaca yang rentan memicu kebakaran, Arvian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran, guna menghindari dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Pencegahan adalah kunci utama, jadi mari kita bekerja sama untuk menjaga lingkungan dan menghindari kebakaran,” tutupnya. (red3)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version