wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah secara resmi menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024 dan membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025 di-gelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin, 6 Januari 2025.
Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin tersebut membahas sejumlah poin penting.
Riska menilai, ekspektasi masyarakat terhadap DPRD sangat besar. Ini menjadi tantangan sekaligus semangat bagi kami untuk bekerja lebih baik dalam mengemban amanah rakyat.
Poin penting yang menjadi perhatian para wakil rakyat tersebut yakni, penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kalteng telah menyepakati pendapatan daerah sebesar Rp9,32 triliun, naik signifikan dari Rp7,64 triliun pada 2024.
“Belanja daerah ditetapkan sebesar Rp10,22 triliun, meningkat Rp1,42 triliun dari tahun sebelumnya,” katanya.
Riska menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara tepat sasaran, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
“Kami berharap APBD 2025 dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, DPRD juga menetapkan 13 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sebagai prioritas legislasi pada tahun 2025. Di antara Raperda tersebut, terdapat fokus pada penyelesaian sengketa pertanahan, perlindungan hak penyandang disabilitas, serta penataan ruang wilayah tahun 2022–2042.
Penguatan pelayanan publik juga menjadi perhatian, termasuk rencana peningkatan pelayanan terpadu satu pintu serta pemberian insentif untuk menarik investasi ke daerah.
DPRD Kalteng juga menyoroti sejumlah tantangan yang akan dihadapi daerah pada 2025, seperti potensi inflasi, kenaikan cukai, pengetatan subsidi BBM, hingga dampak dari dinamika ekonomi global.
Di bidang politik, DPRD mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di 14 kabupaten/kota meskipun terdapat sengketa hasil di beberapa daerah. DPRD mengajak seluruh elemen untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah pasca pemilu.
DPRD Kalteng juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung visi-misi pemerintahan nasional yang baru di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam implementasi 17 program prioritas nasional.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci keberhasilan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” paparnya. (din/red2)
