wajahborneo.com, Seruyan – Kelompok pembudidaya perikanan diharapkan rutin menyampaikan laporan hasil budidaya-nya kepada Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan.
Dengan menyampaikan laporan rutin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)) Seruyan melalui Dinas Perikanan akan dapat mengukur sejauh mana keberhasilan pembudidaya dalam mengelola bantuan yang diserahkan.
“Dengan menyampaikan laporan hasil usaha budidaya secara rutin, maka menjadi tolak ukur keberhasilan dan manfaat bantuan hibah yang diterima masyarakat melalui kelompok,” kta Kepala Dinas Perikanan Seruyan, Halidah, Sabtu, 12 Juli 2024.
Hal itu juga menjadi masukan untuk pembudidaya yang disarankan oleh Penyuluh Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI saat melaksanakan serah terima bantuan hibah pupuk nonsubsidi dari Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya KKP RI baru-baru ini.
Bantuan pupuk nonsubsidi sebanyak 1000 kilogram tersebut diserahkan kepada dua kelompok pembudidaya ikan di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir yakni, kelompok Pembudidaya Ikan Gajah Mada Desa Sungai Undang dan Kelompok Pembudidaya Ikan Windu Mulia Kelurahan Kuala Pembuang II.
“Masing-masing kelompok menerima 500 kilogram pupuk nonsubsidi,” jelasnya.
“Diharapkan dengan bantuan tersebut dapat meningkatkan hasil produksi perikanan serta memperkuat ekonomi masyarakat pembudidaya dan menjaga ketersediaan komoditas perikanan serta menjaga kestabilan stok pangan di Kabupaten Seruyan,” paparnya. (red3)

