Duwel Rawing Prihatin Fenomena Self Harm di Kalangan Siswa

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Duwel Rawing. (FOTO: IST)

WAJAHBORNEO.COM, Palangka Raya – Legislator DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Duwel Rawing menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya self-harm di kalangan siswa. Self harm merupakan istilah dari fenomena tindakan menyakiti atau melukai diri sendiri.

“Kita sangat prihatin melihat fenomena self-harm semakin marak, terutama di kalangan siswa. Ini adalah tanda bahwa kita perlu lebih serius mengatasi masalah kesehatan mental, terutama di lingkungan pendidikan,” ungkap Duwel Rawing, Selasa (14/10/2023).

Menurut Duwel Rawing,  tekanan akademis, masalah hubungan sosial, dan faktor-faktor lainnya dapat menjadi pemicu tindakan self-harm di kalangan siswa ini.

“Kesehatan mental harus diperhatikan dengan serius. Kita perlu menciptakan lingkungan yang mendukung dan memahami kondisi psikologis siswa,” ujarnya.

Duwel mengajak untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, termasuk para pendidik, tentang pentingnya deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan mental.

“Pendidikan tentang kesehatan mental harus dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Para guru dan orang tua juga perlu dilibatkan untuk memahami tanda-tanda dan memberikan dukungan kepada siswa,” ujarnya.

Duwel Rawing menegaskan perlunya kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan lembaga terkait untuk mengatasi fenomena self-harm.

“Pemerintah dan pihak terkait harus bekerja sama dalam memberikan fasilitas kesehatan mental yang memadai dan terjangkau. Siswa harus merasa aman dan didukung dalam lingkungan pendidikan mereka,” tegasnya.

Pihaknya berharap bahwa dengan langkah-langkah preventif dan penanganan yang tepat, masalah self-harm di kalangan siswa dapat diminimalkan.

“Kesehatan mental merupakan bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Kita semua bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan anak-anak kita,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Exit mobile version