wajahborneo.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Kalteng. Pasalnya, kesenian di Kalteng memiliki daya tarik unik bagi wisatawan, yang sekaligus menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Natalia, Jumat, 5 Januari 2024, mengatakan, peran penting pelaku seni budaya sebagai ujung tombak dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya daerah.
“Kebudayaan sebagai bagian integral dari identitas bangsa Indonesia yang kaya akan keberagaman. Pemerintah harus memberikan perhatian khusus kepada mereka agar tetap dapat berkarya dan berkreasi,” ujarnya.
Sebagai anggota DPRD Kalteng ujarnya, dia menilai kebudayaan perlu diperhatikan. Pasalnya, kesenian di Bumi Tambun Bungai ini dianggap unik oleh wisatawan, dan itu merupakan identitas yang harus di-jaga dan dikembangkan bersama.
“Kita berharap, pelaku seni mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, supaya mereka tetap berkreatifitas,” bebernya. Dalam konteks pelestarian seni budaya Kalteng, Natalia mengajak pecinta seni budaya, akademisi, dan para pelaku seni untuk bersatu dalam upaya tersebut.
Natalia menjelaskan, pelaku seni memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana seni budaya harus lebih diperhatikan, dan bersama-sama mereka dapat melahirkan generasi penerus yang mencintai warisan budaya lokal.
“Pecinta seni budaya, akademisi, dan para pelaku seni harus bersatu dalam upaya melestarikan seni budaya Kalteng. Mereka yang memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana seni budaya harus lebih diperhatikan. Kita berharap kepada pelaku seni mampu melahirkan generasi penerus,” katanya.
Selain itu, yang tidak kalah pentingnya, adanya ketersediaan dan dukungan pendanaan yang memadai dari stakeholder terkait khususnya pemerintah.
“Dukungan sarana dan prasarana yang memadai akan membantu para seniman untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi seni dan budaya,” jelasnya.
