wajahborneo.com, Palangka Raya – Potensi Sumber Daya Alam (SDA) di pedesaan memungkinkan apabila sebuah industri dibangun, sehingga dalam hal pemanfaatan dan pengelolaan SDA-nya bisa dilakukan dengan lebih baik khususnya pengolahan bahan baku.
Terkait itu, Anggota DPRD Kalteng, Sirajul Rahman, Senin, 13 Mei 2024 mendorong agar pengembangan industri di pedesaan diinisiasi oleh pemerintah setempat dengan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov).
“Apalagi itu berkaitan dengan industri pengolah SDA, maka dampak positifnya SDA yang ada di desa tidak lagi dijual bahan mentahnya saja, tapi bahan setengah jadi atau yang sudah jadi,” ujarnya.
Sirajul menambahkan, ketika SDA yang sudah berbentuk barang setengah jadi dan barang jadi maka dari segi nilai atau harga akan lebih tinggi dibanding menjual hanya bahan mentah.
Selain itu, dalam upaya untuk membangun industri di wilayah pedesaan pemerintah perlu bekerja sama dengan pihak swasta atau mendatangkan investor.
Sirajul mencontohkan, seperti industri atau pabrik pakan di Desa Bukit Haparan, Kecamatan Parenggean, Kabupten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dibangun Pemprov Kalteng.
“Pembangunan pabrik pakan oleh Pemprov Kalteng itu sangat bagus. Harapan kita akan ada industri lainnya yang juga dibangun di daerah pedesaan,” paparnya.

