wajahborneo.com, Palangka Raya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kondusivitas setelah debat publik pertama pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.
Tomy mengingatkan pentingnya menanggapi debat ini dengan bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat jelang Pilkada yang akan digelar November mendatang.
“Debat publik adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat. Mari kita sikapi hasilnya dengan bijaksana dan tetap menjaga situasi yang damai serta harmonis di tengah masyarakat,” ungkapnya, Selasa, 22 Oktober 2024.
Tomy menegaskan bahwa pesta demokrasi ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik melalui proses yang jujur dan transparan. Ia berharap masyarakat dapat mendukung proses ini secara damai, tanpa menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya atau terlibat dalam perdebatan yang dapat memicu konflik.
“Kondusivitas harus tetap menjadi prioritas. Perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun kita harus tetap bersatu sebagai masyarakat Kalteng,” tegasnya.
Selain itu, Tomy mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya bersikap bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum terverifikasi atau yang sengaja disebarkan untuk menciptakan kegaduhan.
“Saat ini kita hidup di era digital, di mana informasi sangat cepat menyebar. Namun, saya minta masyarakat agar lebih selektif dan bijak dalam menerima informasi, apalagi menjelang Pilkada seperti ini,” pungkasnya. (din/red2)

